Sabtu, 28 Mei 2016

Contoh Laporan Biologi (Praktikum Tes Urine)

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI
TES URINE
I.          TUJUAN
Mengetahui substansi dalam Urine.
II.          METODE PERCOBAAN
A.  Alat dan Bahan
-          Tabung reaksi 4
-          Benedict
-          Rack
-          Asam asetat
-          Pembakar spirtus dan kaki 3
-          Biuret reagent
-          pH meter/kertas pH indikator
-          AgNO3

B.  Prosedur Praktikum
1.    Persiapkan perangkat eksperimen, isi 2 ml urine pada setiap tabung reaksi.
2.    Untuk pemeriksaan bau, warna, pH dan glukosa menggunakan tabung reaksi I. Untuk memeriksa kandungan glukosa dilakukan dengan cara:
a.       Panaskan air pada gelas beker menggunakan pembakar spirtus dan kaki 3.
b.      Tambahkan 5 tetes benedict pada tabung I kemudian masukkan tabung tersebut pada gelas beker. Tunggu 1-2 menit.
c.       Angkat tabung I dan tinjau perubahan warnanya.
-       Negativ (-) : tidak ada perubahan warna.
-       Positiv 1 (+) : Warna hijau kekuningan dan keruh (terdapat 0,5-1% glukosa).
-       Positiv2 (++) : Warna kuning keruh (terdapat 1-1,5% glukosa).
-       Positiv 3 (+++) : Warna jingga, seperti lumpur keruh (terdapat 2-3,5% glukosa).
-       Positiv 4 (++++) : Merah keruh (>3,5% glukosa).
3.    Gunakan tabung II untuk pemeriksaan kandungan protein dengan Asam Asetat dengan cara :
a.    Panasi bagian atas tabung II di atas nyala api.
b.    Perhatikan terjadinya kekeruhan di lapisan atas urine itu, dengan membandingkan jernihnya dengan bagian bawah yang tidak dipanasi.
c.    Tambah 5 tetes asam asetat 6%.
d.   Panasilah sekali lagi lapisan atas sampai mendidih dan tinjau hasilnya.
-       (-) : tidak ada kekeruhan.
-       (+) : kekeruhan ringan tanpa butir-butir (0,01-0,05%).
-       (++) : kekeruhan mudah dilihat dan Nampak butir-butir dalam kekeruhan tersebut (0,05-0,2%).
-       (+++) : urine jelas keruh dan kekeruhan berkeping-keping (0,2-0,5%).
-       (++++) : sangat keruh dan bergumpal/memadat (>0,5%).
4.        Gunakan tabung III untuk pemeriksaan protein menggunakan biuret dengan cara menambahkan 5 tetes biuret ke dalam tabung III. Jika terjadi perubahan warna ungu maka urine positif mengandung protein.
5.        Gunakan tabung IV untuk pemeriksaan clor dengan cara menambahkan 5 tetes AgNO3 (Perak Nitrat) kemudian dikocok. Jika terdapat endapan putih maka positif terdapat clorida dalam urine.

III.          TINJAUAN PUSTAKA
A.  Pengertian Urine
B.  Pembentukan Urine
C.  Kelainan dan Gangguan pada Ginjal dan Salurannya, Ciri-ciri dan Gejala

IV.          HASIL PENGAMATAN
A.  Tabel Hasil Pengamatan
No
Pemeriksaan
Perlakuan pada Urine
Reaksi
Hasil
1
Bau
Penciuman bau
-
Berbau amonia
2
Warna
Pengamatan warna
-
Kuning
3
pH urine
Mencelupkan indicator universal
Perubahan warna
6
4
Glukosa
Menambah 5 tetes benedict
Warna menjadi kuning kehijauan
(+) (terdapat 0,5-1% glukosa)
5
Protein
Menambah 5 tetes CH3COOH
Tidak ada kekeruhan
(-)Tidak mengandung protein
6
Protein
Menambah 5 tetes biuret
Tidak terjadi perubahan warna
Tidak mengandung protein
7
Clorida
Menambah 5 tetes AgNO3
Terdapat endapan putih
Mengandung clorida

B.  Analisis Hasil Pengamatan
1.      Bau dan Warna
2.      pH
3.      Glukosa
4.      Protein
5.      Clorida
C.  Jawaban Pertanyaan
1.   
2.   
V.          PENUTUP
A.  Simpulan
B.  Saran
DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar